284 Mahasiswa Poltekpar Lombok Diwisuda, 84 Persen Sudah Bekerja dan 16 Persen Lanjutkan Studi

Nov 2, 2025 - 15:42
 0
284 Mahasiswa Poltekpar Lombok Diwisuda, 84 Persen Sudah Bekerja dan 16 Persen Lanjutkan Studi
Wisuda Poltekpar Lombok (foto.dok.ist)

Sorotanntb- Sebanyak 284 mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok resmi diwisuda di GOR Tambora Poltekpar Lombok, Sabtu (25/10/2025). Momen ini menjadi simbol kesiapan para lulusan untuk berkiprah di industri pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri.

Dari total wisudawan, 239 orang (84%) telah bekerja, sedangkan 45 orang (16%) memilih untuk melanjutkan pendidikan dan berwirausaha. Capaian ini dianggap sebagai bukti keberhasilan implementasi program Edukarsa (Edukasi dan Karya untuk Masyarakat), yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi Poltekpar Lombok.

Acara wisuda turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kadispar NTB Ahmad Nur Aulia, Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Martini Mohamad Paham, serta Kadispar Lombok Tengah Lalu Sungkul.

Hadir pula Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Slamet Wahyudi, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenparekraf Norman Sasono, serta Asdep Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur & Pendidikan Vokasi Kemenparekraf Andar Danova L. Gultom, bersama para orang tua wisudawan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati, menyampaikan rasa bangga atas capaian para mahasiswa Poltekpar Lombok.

“Kami sangat bahagia melihat 84 persen mahasiswa sudah bekerja, sementara sisanya berwirausaha dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Perempuan asal Singaraja, Bali, itu menegaskan bahwa Poltekpar Lombok telah melahirkan SDM unggul yang siap mendukung visi Gubernur NTB menjadikan Lombok destinasi wisata mendunia.

“SDM Poltekpar Lombok tidak perlu diragukan lagi. Mereka magang ke luar negeri, kurikulumnya berstandar global, dan kemampuan bahasanya sangat baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi pariwisata NTB sangat besar, terutama dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi super prioritas nasional. Kemenparekraf pun berkomitmen terus mendukung pengembangan pariwisata NTB.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok, Ali Muntasom, dalam sambutannya menyebut para wisudawan sebagai generasi “Green Human Capital”, yaitu sumber daya manusia unggul yang membawa semangat keberlanjutan, profesionalisme, dan nilai-nilai kearifan lokal NTB.

“Mereka adalah pionir masa depan pariwisata berkelas dunia,” tegas Ali.

Ia juga mengumumkan bahwa Poltekpar Lombok, di usia yang baru 9 tahun, telah berhasil meraih akreditasi institusi “Unggul” sejak 16 September 2025 — sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen seluruh civitas akademika terhadap mutu, inovasi, dan kolaborasi.

“Capaian ini bukan milik kami semata, melainkan hasil kerja keras seluruh keluarga besar Poltekpar Lombok, para dosen, tenaga kependidikan, mitra industri, orang tua, dan tentu para mahasiswa,” tambahnya.

Wisudawan Terbaik Poltekpar Lombok 2025:

Yurika Amalia Zulkarnaen, S.Tr.Par – Prodi D4 Usaha Perjalanan Wisata, IPK 4.00 (dengan pujian), bekerja di Pacto Bali Prima Holidays.

Memy Tista Yaro, A.Md.Par – Prodi D3 Divisi Kamar, IPK 4.00 (dengan pujian), bekerja di Palm Green Hotel & Sky Mountain Views.

Maulia Marsanda, A.Md.Par – Prodi D3 Seni Kuliner, IPK 3.86 (dengan pujian), bekerja di Delihaus Resto Bakery.

Unja Pelani, A.Md.Par – Prodi D3 Tata Hidang, IPK 3.93 (dengan pujian), bekerja di Fave Hotel Langko. Red/asn

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow