Karnaval Siu Putri Mandalika Meriahkan Bau Nyale 2026

Feb 9, 2026 - 10:30
 0
Karnaval Siu Putri Mandalika Meriahkan Bau Nyale 2026

Lombok Tengah — Dalam rangka menyemarakkan perhelatan budaya tahunan Bau Nyale 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan menggelar Karnaval Budaya Siu (Seribu) Putri Mandalika di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Jumat (6/2/2026) mendatang.

Sebanyak 1.090 Putri Mandalika direncanakan tampil berparade secara serentak, menyatu dalam harmoni keanggunan, kekayaan budaya, serta warisan leluhur masyarakat Sasak. Karnaval ini juga akan diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni budaya khas Lombok yang melibatkan perwakilan dari seluruh kecamatan di Lombok Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., mengungkapkan bahwa total peserta karnaval diperkirakan mencapai lebih dari 1.200 orang.

“Untuk peserta putrinya sendiri sekitar 1.090 orang. Jika ditambah pendukung dan penampil seni, jumlah keseluruhan bisa lebih dari 1.200 peserta,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati Lombok Tengah, akhir pekan lalu.

Menurut Herdan, karnaval budaya Siu Putri Mandalika tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan Bau Nyale, tetapi juga berfungsi sebagai ajang promosi budaya daerah. Melalui kegiatan ini, Lombok Tengah ingin menunjukkan eksistensinya sebagai daerah yang kaya akan seni, tradisi, dan nilai-nilai budaya lokal.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Lombok Tengah kepada masyarakat luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, rangkaian perayaan Bau Nyale 2026 akan diawali dengan event presean yang digelar di kawasan Pantai Kuta mulai 1 Februari 2026 dan berlangsung selama empat hari. Sementara itu, puncak perayaan Bau Nyaleakan dipusatkan di Pantai Seger pada 7–8 Februari 2026.

Pada malam puncak, masyarakat dan wisatawan akan dihibur dengan penampilan band nasional Geisha, serta sejumlah artis dan musisi lokal Lombok.

Herdan juga menegaskan bahwa peserta karnaval berasal dari berbagai elemen masyarakat Lombok Tengah, tidak hanya dari unsur pemerintah daerah. Sekolah-sekolah negeri, madrasah, serta komunitas seni turut dilibatkan dalam karnaval tersebut.

“Pesertanya murni dari Lombok Tengah, dari berbagai unsur dan elemen masyarakat. Tidak ada peserta dari luar daerah,” tegasnya.

Melalui karnaval budaya Siu Putri Mandalika ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap perayaan Bau Nyale 2026 tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga memperkuat identitas daerah serta mendorong sektor pariwisata berbasis budaya. red/asn

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow