Bedah Buku Berkhidmat Tiada Henti: Tokoh Budaya, Pers, dan Pendidikan Soroti Perjuangan SJP dalam Membangun Negeri

Feb 28, 2025 - 14:16
 0
Bedah Buku Berkhidmat Tiada Henti: Tokoh Budaya, Pers, dan Pendidikan Soroti Perjuangan SJP dalam Membangun Negeri
Bedah Buku SJP Berkhidmat Tiada Henti (foto.dok.ist)

Lombok, NTB – Buku Berkhidmat Tiada Henti, yang mengisahkan perjalanan politik, sosial, dan pendidikan Suryadi Jaya Purnama (SJP), mendapat perhatian luas dalam acara bedah buku yang menghadirkan berbagai tokoh dari kalangan budaya, pers, dan akademisi.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para narasumber menyoroti berbagai aspek yang terkandung dalam buku ini, mulai dari kepemimpinan SJP, kebijakan yang telah diinisiasinya, hingga refleksi terhadap peran politik dalam membangun daerah dan bangsa.

Tokoh budaya, Prof. Mansur Ma’hsum menilai bahwa buku ini bukan sekadar biografi perjalanan politik, tetapi juga menjadi dokumentasi penting yang merekam gagasan washatiyah.

"Buku ini adalah cerminan dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, tetapi juga diwarnai oleh semangat pengabdian yang tak pernah padam. Relevansi dan Transformasi yang diulang dalam buku ini juga harus mencerminkan nilai budaya yang ada, sehingga pembaharuan tidak meninggalkan apa yang baik hari ini dan berinovasi untuk kebaikan dimasa yang akan datang” Ungkap Prof. Mansur Mahsum mantan Rektor Universitas mataram yang menjadi pembedah dalam acara tesrebut.

Prof. Mansur juga menjelaskan SJP telah menjaga dan membangun nilai-nilai lokal

 “Buku ini mencerminkan bagaimana seorang pemimpin harus mampu memahami akar budaya masyarakatnya. SJP menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga tentang menjaga dan membangun nilai-nilai lokal,” ujarnya.

Sementara itu Sirtupillaili dari sudut pandang Pers mengungkapkan bahwa tokoh SJP bukan tokoh baru yang muncul di dunia pers melainkan nama SJP telah melekat di insan para wartawan sejak lama.

“Tokoh SJP telah lama dikenal oleh Wartawan, dari sudut pandang pers buku ini juga ringan, bisa dibaca dari semua latar belakang pembaca terutama anak-anak muda cuman perlu ditambahkan unsur romantika seperti kapan pertemuan antara SJP dengan Istrinya yang tidak diungkap dalam buku ini” Ungkap Sirtupillaili disambut seloroh para peserta.

Selain itu, Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam buku ini yang diulas oleh Lalu Yulhaidir adalah bagaimana SJP membangun koneksi yang kuat dengan masyarakat, memiliki komitmen serta berupaya menghadirkan solusi konkret terhadap kebutuhan saat ini.

“Saya yang setiap hari bertemu dengan Beliau (Red.SJP) menyaksikan, bahwa apa yang tertuang dalam buku ini baru 20% dari gagasan-gagasan yang selama ini diungkapkan, ketika kami sering menawarkan sebuah solusi dalam lembaga ternyata disaat yang sama beliau telah mengetahui bahkan menyiapkan strategi yang lebih matang to solve the problem” Jelas Yulhaidir

Di sesi terakhir acara, diluncurkan platform sosial filantropi yang bertajuk Tebar Senyum sebagai sarana perkhidmatan dibidang sosial yang fokus bergerak dalam bidang pendidikan dan ekonomi kemasyarakatan. red/sn

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow