Harga Cabai Menjelang Ramadhan Mengalami Kenaikan, Disperindag Lombok Tengah Siapkan Langkah Strategis
PRAYA – Menjelang Ramadhan, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan terutama mMahalnya harga cabai dikeluhkan masyarakat dan pedagang tembus hingga harga Rp 100 ribu perkilogram.
Seperti halnya harga cabai terpantau Sorotanntb.id di Pasar Renteng Kecamatan Praya, terus melambung hingga menjelang ramadhan tiba.
Pedagang Cabai Pasar Renteng, Ibu Siti mengungkapkan, harga cabai rawit kini melonjak naik yang sebelumnya di harga Rp 60 ribu menjadi Rp 95 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar dan cabai keriting juga naik dari harga Rp 50 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.
Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram, sementara bawang putih dari harga Rp 36 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram.
Terpisah, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah (Loteng), Raden Roro Sri Mulyaningsih menyatakan, harga cabai bahkan sudah tembus Rp100 ribu per kilogram di beberapa tempat.
"Kenaikan harga cabai ini terjadi karena kelangkaan stok dari petani. Namun, untuk harga sembako lainnya masih relatif stabil,"ujarnya.
Sebagai langkah stabilisasi harga Sekdis juga menyampaikan bahwa Badan Pangan Nasional telah menginstruksikan pelaksanaan Operasi Pasar secara serentak di seluruh Indonesia mulai 24 Februari hingga 29 Maret 2025. Operasi ini akan menyediakan komoditas pangan strategis seperti Minyakita, bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku, dan beras SPHP untuk menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 2025.
Selain itu, dalam rangka menyambut Khazanah Ramadan, Pemkab Lombok Tengah juga akan menggelar bazar murah, meskipun lokasi dan tanggalnya masih akan dirapatkan setelah Bupati kembali dari Magelang.
"Diharapkan, dengan adanya Operasi Pasar dan bazar Ramadan, harga bahan pokok bisa lebih terjangkau bagi masyarakat,"tutupnya. (tim)
What's Your Reaction?

