Gubernur NTB Apresiasi Perkembangan Pesat Kabupaten Lombok Utara di Usia ke-17 Tahun

Jul 22, 2025 - 10:40
 0
Gubernur NTB Apresiasi Perkembangan Pesat Kabupaten Lombok Utara di Usia ke-17 Tahun
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama Bupati Lombok Utara H. Najmul Ahyar dalam HUT Lombok Utara ke 17 (foto.dok.ist)

Lombok Utara— Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, mengapresiasi capaian signifikan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam membangun daerahnya yang kini genap berusia 17 tahun. Dari kabupaten termuda di NTB, KLU telah menjelma menjadi ikon pariwisata dunia serta pusat pertumbuhan sosial dan ekonomi yang dinamis.

Hal ini disampaikan Gubernur saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Kabupaten Lombok Utara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati KLU, Senin (21/7).

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-17 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Utara, dari Bayan hingga Pemenang. Semoga Lombok Utara semakin maju, sejahtera, dan senantiasa diberkahi Allah SWT,” ucap Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur menggambarkan usia 17 sebagai fase penuh potensi dan semangat, serupa dengan remaja yang tengah tumbuh kuat dan berdaya. Ia menekankan bahwa momentum ulang tahun bukan hanya seremonial, melainkan momen refleksi menyeluruh.

“Menengok perjalanan, menyerap pelajaran dari tantangan, mengapresiasi capaian, dan menguatkan arah untuk masa depan Lombok Utara,” ungkapnya.

Beragam pencapaian penting ditorehkan oleh KLU. Di antaranya:

  • 11 kali berturut-turut meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI.
  • Penurunan angka kemiskinan secara signifikan.
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat hingga 68,64, mendekati kategori tinggi.
  • Berbagai penghargaan regional, nasional, hingga internasional, yang menunjukkan kapasitas daya saing KLU sejajar dengan daerah yang lebih dahulu berkembang.

Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus mendampingi dan menguatkan pembangunan di KLU dengan pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif.

“Saya tidak datang membawa janji, tapi niat tulus untuk membersamai. Pemerintah Provinsi hadir bukan sebagai menara gading, tetapi sebagai jembatan yang mendengar, mendorong, dan menguatkan,” tegasnya.

Di akhir pidatonya, Gubernur menyampaikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat Lombok Utara yang menjadi pilar kemajuan daerah. Ia percaya bahwa dengan semangat kolektif dan budaya lokal yang kuat, masa depan NTB yang makmur dan mendunia bukan hal yang mustahil.

“Dengan semangat Tioq Tata Tunaq dan kolaborasi yang solid, saya yakin masa depan itu bisa kita bentuk bersama, menuju NTB yang makmur dan mendunia,” pungkas Gubernur. red/asn

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow