Milad ke-19, Bank Dinar Salurkan 33 Sepeda Motor untuk Guru Ngaji di Bima
NTB— Dalam rangka memperingati Milad ke-19, Bank Dinar menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan 33 unit sepeda motor kepada para guru ngaji yang berdedikasi di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan pelepasan unit sepeda motor dilaksanakan di Kantor Pusat Bank Dinar, Jalan Sriwijaya No. 394 Kota Mataram, pada Jumat (18/07/2025), dan dihadiri oleh jajaran direksi, perwakilan nasabah, serta pengurus MIM Foundation sebagai mitra pelaksana program.
Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata terhadap perjuangan para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan agama di daerah pelosok.
“Sebanyak 33 unit sepeda motor ini kami salurkan sebagai bentuk penghargaan kepada guru-guru ngaji yang telah berdedikasi tanpa lelah di pelosok negeri, khususnya di NTB. Ini bukan hanya hadiah, tapi juga bentuk dukungan kami agar mobilitas mereka lebih mudah dan semangat mengajar semakin kuat,” ungkap Mustaen.
Ia menambahkan bahwa sepeda motor yang disalurkan akan dipantau selama lima tahun ke depan melalui MIM Foundation, untuk memastikan pemanfaatannya tepat sasaran.
“Selama lima tahun, sepeda motor ini akan terus dievaluasi. Jika ada penyalahgunaan, maka dengan tegas kami akan tarik kembali. Ini adalah amanah,” jelasnya.
Menariknya, bantuan ini juga merupakan hasil dari sumbangsih para nasabah Bank Dinar yang telah berpartisipasi secara tidak langsung dalam program sosial tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para nasabah Bank Dinar, karena partisipasi dan kepercayaan merekalah kami bisa menyalurkan bantuan ini. Jadi, para nasabah pun turut memiliki andil besar dalam program ini,” ujar Mustaen.
Lebih dari sekadar alat transportasi, sepeda motor tersebut diharapkan dapat menjadi alat pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi para guru ngaji.
“Harapannya, bantuan ini bisa meningkatkan semangat mengajar sekaligus memperkuat mobilitas ekonomi mereka, terutama di daerah pelosok NTB,” pungkasnya. red/asn
What's Your Reaction?

