46 Calon PMI NTB Ikuti Pelatihan, Miq Iqbal Tekankan Disiplin dan Kemandirian

Aug 4, 2026 - 08:34
 0
46 Calon PMI NTB Ikuti Pelatihan, Miq Iqbal Tekankan Disiplin dan Kemandirian
Miq Iqbal lepas Calon PMI ke Jepang (foto.dok.ist)

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal meminta calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang mengikuti program pemagangan ke Jepang tidak menjadikan kesempatan tersebut semata-mata sebagai sarana mencari penghasilan.

Pesan itu disampaikan Miq Iqbal saat membuka Pelatihan Tahap 1 Program Pemagangan ke Jepang Angkatan 2026 di Ruang Kompetensi BPSDM NTB, Senin (3/8/2026).

Sebanyak 46 peserta mengikuti pelatihan sebagai tahap awal sebelum nantinya melanjutkan proses pelatihan dan pemberangkatan ke Jepang.

Menurut Miq Iqbal, kesempatan bekerja dan belajar di Jepang harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter sekaligus menyerap budaya kerja yang dikenal dengan kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja yang tinggi.

Ia berharap pengalaman tersebut nantinya tidak hanya meningkatkan kondisi ekonomi para peserta, tetapi juga membawa perubahan positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan para calon PMI agar tidak cepat merasa puas setelah memperoleh penghasilan. Pengelolaan keuangan menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan sejak awal agar pendapatan selama bekerja di luar negeri dapat menjadi modal untuk membangun masa depan.

Para peserta didorong menghindari pola hidup konsumtif dan mulai memanfaatkan penghasilan secara produktif, termasuk melalui berbagai skema pembiayaan yang tersedia bagi PMI, seperti KUR PMI Bank NTB Syariah.

“Kesempatan ini jangan hanya dilihat sebagai kesempatan untuk mendapatkan uang. Jadikan sebagai investasi untuk masa depan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” pesan Miq Iqbal.

Ia berharap para peserta nantinya pulang dengan membawa lebih dari sekadar penghasilan. Pengalaman, keterampilan, kedisiplinan, serta pola pikir baru diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kehidupan keluarga sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial mereka.

Peserta yang dinyatakan lulus pada Pelatihan Tahap 1 selanjutnya akan mengikuti Pelatihan Nasional Tahap 2 di BPVK Kementerian Ketenagakerjaan di Bekasi.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, para peserta akan diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program pemagangan selama tiga hingga lima tahun.

Pemprov NTB berharap para peserta dapat menjadi duta daerah yang tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga membawa nama baik NTB melalui etos kerja, kedisiplinan, dan kompetensi yang diperoleh selama berada di Jepang.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia NTB yang lebih kompetitif dan memiliki pengalaman kerja internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow